#5 Lima Tips Bagi Pemula Untuk Membeli Token Melalui ICO Yang Mesti Diketahui


ICO adalah Initial Coin Offering, mirip dengan IPO perusahaan yg mengeluarkan saham untuk dijual ke masyarakat umum, ICO menjual coin atau token ke masyarakat untuk mengumpulkan dana pengembangan suatu proyek start up.

Diawali tahun 2009 dengan Bitcoin sebagai basis contoh awal teknologi blockchain dan cryptocurrency pertama, sampai saat ini dunia cryptocurrency sudah memasuki tahap berikutnya dengan mulai menjamurnya proyek-proyek fintech cryptocurrency yg berbasis blockchain. setiap bulan bisa muncul belasan sampai puluhan startup baru cryptocurrency yg menawarkan berbagai solusi baru dan berpotensi merubah dunia.

Sayangnya perkembangan positif ini juga diimbangi dengan munculnya berbagai proyek negatif yg bertujuan melakukan scam atau penipuan, yg menumpang boomingnya dunia cryptocurrency dan memanfaatkan awamnya masyarakat dan kurangnya info tentang teknologi baru ini.
Berikut tips dan trik untuk membedakan proyek proyek yg memiliki potensi baik dan proyek-proyek penipuan/scam untuk dihindari.

1. Baca review/ulasan/berita dan whitepaper. 
Banyak pihak memberikan review/ulasan baik dalam bentuk teks dan video di youtube dan menampilkan berita tentang suatu proyek ICO terbaru, carilah ulasan yang tidak menyertakan link referral dan berita yg disponsori proyek tersebut (advertorial), ulasan yg tidak memiliki motif keuntungan secara finansial tentu saja lebih dapat dipercaya dibanding kata-kata pihak yg ikut berpromosi dan mencari keuntungan pribadi.

Info yg didapat dari pihak luar yg tidak mengambil keuntungan pribadi ini dapat kita bandingkan dengan informasi yang dituliskan dalam white paper suatu proyek. Info yg tidak konsisten dan tidak jelas, spesifikasi teknis yang ditutup-tutupi, penulisan whitepaper yg tidak professional dengan banyaknya kesalahan tulis, dsb, merupakan ciri suatu proyek dibuat oleh tim yang tidak berpengalaman dan memiliki resiko besar untuk scam atau gagal.

2. Tim developer/proyek
Pencipta Bitcoin tentu saja memiliki hak untuk tetap anonim karena pada dasarnya ia tidak mengumpulkan dana masyarakat dengan menjual coin yg belum dirilis, sedangkan proyek start up sudah sewajarnya menampilkan info seluruh tim developer yang terlibat dalam pengembangan. Cek ulang latar belakang pimpinan dan anggota timnya, proyek-proyek mereka sebelumnya, akun medsos anggota tim yg sudah terbentuk lama dan memiliki interaksi sosial yg positif dan berhubungan dengan bidang yg relevan.

Proyek yg bertujuan scam tidak akan menampilkan foto dan informasi apapun, kalaupun tersedia biasanya itu adalah foto anggota tim dan informasi palsu yg akan tampak bedanya dengan akun medsos asli. Sesuai pengalaman yang sudah terjadi selama ini, tanpa ada keterangan tentang tim developer, sudah dapat dipastikan proyek ini cuma bertujuan akan scam.

3. Github
Banyak proyek cryptocurrency menyertakan info perkembangan teknologi mereka melalui situs github, dari situs ini calon investor bisa melihat porsi kerja yang sudah mereka lakukan, kontribusi para anggota tim developer mereka juga dapat di cek melalui situs ini. Investor yg memiliki latar belakang teknis/programming bahkan dapat mengecek ulang kualitas code programming yg sudah mereka buat.

Dari hal ini juga bisa kita lihat spesifikasi teknis dari coin/token yang ditawarkan, apakah hanya merupakan copy/fork dari coin yang sudah ada tanpa pengembangan lanjutan apapun atau merupakan pembuatan suatu platform baru yang dikembangkan murni dari awal.

4. Tawaran Profit
Ciri yang juga terlihat jelas pada proyek penipuan adalah keberanian menawarkan profit dengan persentase tertentu misalkan 5 atau 10% perbulan dalam platform yang mereka tawarkan, hal ini juga tidak disertai tentang info detail bagaimana target profit itu bisa dicapai.

Bisa saja cukup dengan mengatakan mereka memiliki bot trading yg bekerja otomatis memberikan keuntungan atau memberikan lending/pinjaman tapi investor tidak akan pernah dapat mencek portofolio dan sejarah trading mereka atau tidak akan pernah tahu bisnis apa yg menerima pinjaman dari proyek itu sampai mampu memberikan profit. tidak ada usaha di dunia ini yang mampu menawarkan jaminan profit tertentu apalagi saat produknya sama sekali belum dirilis dan teruji di pasar terbuka.

5. Hype marketing, 
Waspada terhadap segala macam hype marketing, tipe promosi yang menggunakan kata-kata dan istilah fantastis dan juga berusaha membesar-besarkan potensi suatu proyek tanpa bukti yang jelas, tipe marketing ini terbukti efektif untuk menarik perhatian karena berusaha mendorong sifat dasar manusia untuk serakah dalam mencari profit dengan menggunakan teknik yang mirip dengan penipuan lewat ATM atau undian berhadiah dengan membuat korbannya tidak menggunakan akal sehat dalam melakukan transaksi.

Hal-hal tersebut diatas hanyalah informasi dan tip dasar sebelum memutuskan untuk berinvestasi dan membeli coin/token melalui penawaran ICO, tentu saja para scammer dan penipu akan terus beradaptasi memperbaiki metode mereka dan berusaha menutupi kesalahan sebelumnya dengan membuat proyek yang lebih baik lagi untuk terus dapat menarik korban baru di proyek selanjutnya.

Tetaplah tenang dalam mencari informasi dan tidak terburu-buru dalam memilih proyek yang pantas di dukung dan memiliki potensi di masa depan, tambahan ekstra bonus 10-30% untuk membeli lebih awal tidaklah cukup besar untuk mengabaikan akal sehat dalam menilai suatu proyek.

Sayangi uang anda yang didapat dengan kerja keras, jangan mendukung usaha para penipu dan scammer untuk mencari korban baru dengan menjadi bagian dari aktifitas promosi mereka.

Divcoin

Mengulas Berita Mata Uang Digital Cryptocurency Bitcoin, Altcoin dll

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Berkomentarlah menggunakan Bahasa yang baik dan sopan! EmoticonEmoticon